Cengkeh, secara taksonomi diklasifikasikan sebagai Syzygium aromaticum (sebelumnya dikenal sebagai Eugenia caryophyllata), merupakan kuncup bunga aromatik yang dikeringkan dari pohon cemara tropis yang tergabung dalam famili Myrtaceae. Secara morfologi, pohon cengkeh dapat tumbuh hingga ketinggian 8–12 meter, memiliki daun berukuran besar dengan kelenjar minyak yang kaya, serta menghasilkan kuncup bunga yang awalnya berwarna pucat, berubah menjadi hijau, dan akhirnya bertransisi menjadi merah cerah saat siap dipanen.
Sebelum abad ke-16, cengkeh mencapai pasar Eropa, Timur Tengah, dan Tiongkok melalui jaringan perdagangan maritim dan Jalur Sutra yang panjang dan berlapis. Kelangkaan absolut dan tingginya permintaan membuat cengkeh pada masa itu sering kali bernilai lebih mahal dari emas.
Keinginan untuk memotong jalur perantara perdagangan memicu negara-negara Eropa, khususnya Spanyol dan Portugis, untuk mendanai ekspedisi maritim besar-besaran (Abad Penjelajahan). Ekspedisi Ferdinand Magelhaens yang mengelilingi bumi untuk pertama kalinya pada dasarnya adalah misi pencarian rute langsung menuju “Kepulauan Rempah-rempah” (Maluku) ini.
Pada abad ke-17, Kongsi Dagang Hindia Timur Belanda (VOC) mengambil alih kendali kepulauan Maluku. Untuk mempertahankan harga global yang tinggi, VOC menerapkan kebijakan rekayasa ekologi dan ekonomi yang brutal. VOC membatasi penanaman cengkeh hanya di pulau Ambon dan Seram. Lalu, ekspedisi hongi Armada militer dikerahkan secara rutin untuk menebang dan memusnahkan pohon cengkeh liar atau yang ditanam di luar wilayah yang diizinkan (kebijakan extirpatie). Monopoli biologis ini akhirnya runtuh pada akhir abad ke-18. Pada tahun 1770, seorang ahli botani dan administrator kolonial Prancis, Pierre Poivre, berhasil menyelundupkan bibit cengkeh dari Maluku. Bibit-bibit tersebut kemudian diaklimatisasi dan dibudidayakan di koloni Prancis seperti Mauritius, Reunion, dan akhirnya menyebar ke Zanzibar dan Madagaskar. Hal ini menghancurkan monopoli Belanda secara permanen dan mendesentralisasi produksi cengkeh global.

