Keris Jalak Sumelang Gandring

Dapur (Dhapur): Jalak Sumelang GandringTangguh: PanjaluPamor: Keleng (sering juga ditulis Kelengan) Penjelasan Istilah PerkerisanBerikut adalah ulasan mendalam mengenai spesifikasi keris yang tertera pada catatan tersebut:A. Dhapur: Jalak Sumelang GandringPengertian: Dhapur merupakan nama bentuk atau rincian ricikan (anatomi) fisik bilah keris.Ciri Fisik: Keris ini tergolong keris lurus (tidak memiliki luk). Rincian ricikan-nya khas keluarga Jalak, biasanya…

Read More

KERIS TILAM SARI

Keris Dhapur Tilam Sari Pamor Ngulit Semangka merupakan perpaduan antara dhapur lurus yang elegan dengan pamor klasik bercorak unik menyerupai guratan kulit buah semangka. Kombinasi ini tidak hanya menampilkan keindahan seni tempa para empu Nusantara, tetapi juga mengandung nilai filosofis yang diwariskan dalam tradisi perkerisan Jawa. 1. Dhapur Tilam Sari Dhapur Tilam Sari termasuk keris…

Read More

KERIS PANDAWA LARE

Keris Dhapur Pandawa Lare Tangguh Majapahit merupakan salah satu pusaka yang memadukan keindahan seni tempa, filosofi pewayangan, dan karakter klasik warisan empu Nusantara. Dhapur Pandawa Lare dikenal memiliki bentuk bilah yang ramping, anggun, dan seimbang, sehingga memancarkan kesan sederhana namun tetap berwibawa. Nama Pandawa Lare berasal dari tokoh Pandawa dalam kisah Mahabharata. Dalam tradisi perkerisan…

Read More

KERIS PULANGGENI

Keris Pulanggeni Lurus Pamor Ombak Segara Tangguh Majapahit” terdiri atas empat unsur utama dalam ilmu perkerisan, yaitu dhapur, luk, pamor, dan tangguh. 1. Dhapur: Pulanggeni Lurus Dhapur adalah nama bentuk atau rancangan bilah keris. Pulanggeni Lurus merupakan keris dengan bilah lurus (tanpa luk) yang memiliki ricikan tertentu sesuai pakem. Secara umum, ciri-cirinya meliputi: a. Bilah…

Read More

Bokor Perunggu

Bokor perunggu merupakan salah satu artefak logam yang mencerminkan kemajuan teknologi metalurgi serta perkembangan seni kriya masyarakat Nusantara pada masa lampau. Benda ini dibuat melalui teknik pengecoran logam (casting) menggunakan bahan dasar perunggu, yaitu campuran tembaga dan timah, yang pada masanya merupakan material bernilai tinggi karena memiliki kekuatan, daya tahan, serta mudah dibentuk menjadi berbagai…

Read More

Narasi Deskripsi Lumpang Batu

Lumpang batu merupakan salah satu peralatan tradisional yang dibuat dari batu utuh dengan bagian tengah dilubangi membentuk cekungan. Sejak masa prasejarah hingga masa tradisional, lumpang batu digunakan oleh masyarakat sebagai alat untuk menumbuk dan mengolah berbagai hasil pertanian, seperti padi, jagung, umbi-umbian, rempah-rempah, dan biji-bijian. Dalam penggunaannya, lumpang batu dipadukan dengan alu atau penumbuk yang…

Read More

Overhead Projector (OHP)

Overhead Projector (OHP) merupakan salah satu inovasi penting dalam sejarah perkembangan teknologi pendidikan pada abad ke-20. Cikal bakal alat ini muncul dari kebutuhan akan media presentasi yang mampu menampilkan informasi kepada banyak orang secara bersamaan tanpa harus menulis berulang kali di papan tulis. Konsep proyeksi gambar sebenarnya telah berkembang sejak akhir abad ke-19 melalui berbagai…

Read More

Proyektor Slide

Proyektor slide merupakan salah satu media pembelajaran visual yang memiliki peran penting dalam perkembangan dunia pendidikan sebelum hadirnya teknologi digital seperti komputer, LCD proyektor, dan papan interaktif. Alat ini digunakan untuk memproyeksikan gambar yang tersimpan pada film positif berukuran 35 mm (slide) ke layar dengan bantuan cahaya dan lensa pembesar. Melalui teknologi tersebut, gambar dapat…

Read More

Rempah Rempah Nusantara Kapulaga

Kapulaga, yang sering dijuluki sebagai “Ratu Rempah-rempah” (Queen of Spices), secara taksonomi merujuk pada biji dari beberapa spesies tumbuhan dalam famili Zingiberaceae (suku jahe-jahean). Dalam nomenklatur botani dan perdagangan global, kapulaga diklasifikasikan ke dalam dua genus utama yang memiliki perbedaan morfologi dan biogeografi: ​Elettaria cardamomum (Kapulaga Hijau atau Kapulaga Sejati): Merupakan tumbuhan herba tahunan endemik…

Read More

Rempah Rempah Nusantara Pala

Pala (Myristica fragrans) adalah pohon cemara tropis yang tergabung dalam famili Myristicaceae, memiliki keunikan botani sebagai satu-satunya tumbuhan yang menghasilkan dua rempah berbeda sekaligus: biji pala (nutmeg) dan fuli (mace), yaitu selubung merah (arilus) yang menyelimuti bijinya. Dari perspektif fitokimia, profil aroma rempah yang hangat, manis, dan sedikit berkayu pada pala berasal dari minyak atsirinya…

Read More